Tampilkan postingan dengan label tuhan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tuhan. Tampilkan semua postingan
Selasa, 17 Desember 2013
Berilah Tuhan Menilaimu

Alkisah, seorang Ayah dan anak sedang perjalanan jauh sambil menuntun onta yang terlihat beberapa barang yang diletakkan diatas Onta tersebut..., sampai mereka berpapasan dengan seseorang pedagang pertama. Dia berkata,
"Dasar bodoh kalian... onta yang kuat dan kekar itu kok tidak dinaiki oleh salah satu dari kalian? Dasar Bodoh!"
Sang ayah kaget, dan menyuruh sang anak untuk naik onta tersebut. Tak lama kemudian mereka berpapasan dengan pedagang kedua. Dia Berkata,
"Emang anak tak tau diri, masak Ayahnya dibiarkan berjalan menuntun onta yang dinaiki anaknya...!"
Sang Anak kaget, kemudia dia mempersilahkan ayahnya untuk naik onta. Tak lama kemudian mereka berpapasan dengan pedangang ketiga. Dia berkata,
"Wah... wah... tega nian ini sang Ayah... masak anak yang belum besar ini disuruh menuntun onta, sedang ayahnya bersantai diatas onta...?"
Sang Ayah kaget, kemudian mengajak anaknya untuk naik bersama-sama ke atas Onta. Hingga mereka bertemu dengan pedagang ke empat. Dia berkata.
"Dasar manusia-manusia tidak berperikehewanan! Onta kok dinaiki oleh dua orang dan barang-barang?... kasihanilah onta tersebut...!"
Kemudian sang ayah berkata kepada anaknya, "Anakku, memang ketika kita mengharap nilai dari manusia, maka akan seperti ini.... tidak jelas..., maka biarlah Tuhan yang menilai kita...!"
~~~
Apabila engkau berbuat baik, orang lain mungkin akan berprasangka bahwa ada maksud-maksud buruk di balik perbuatan baik yang kau lakukan. Tetapi, tetaplah berbuat baik.
Terkadang orang berpikir secara tidak masuk akal dan bersikap egois. Tetapi, bagaimanapun juga, terimalah mereka apa adanya.
Apabila engkau sukses, engkau mungkin akan mempunyai musuh dan juga teman yang iri hati atau cemburu. Tetapi teruskanlah kesuksesanmu itu.
Apabila engkau jujur dan terbuka, orang lain mungkin akan menipumu. Tetapi, tetaplah bersikap jujur dan terbuka.
Apa yang telah engkau bangun bertahun-tahun lamanya, dapat dihancurkan orang dalam satu malam saja. Tetapi, janganlah berhenti dan tetaplah membangun.
Apabila engkau menemukan kedamaian dan kebahagiaan di dalam hati, orang lain mungkin akan iri hati kepadamu. Tetapi, tetaplah berbahagia.
Kebaikan yang kau lakukan hari ini, mungkin besok dilupakan orang. Tetapi, teruslah berbuat baik.
Berikan yang terbaik dari apa yang kau miliki, dan itu mungkin tidak akan pernah cukup. Tetapi, tetap berikanlah yang terbaik.
Sadarilah bahwa semuanya itu ada di antara engkau dan Tuhan. Tidak akan pernah ada antara engkau dan orang lain. Jangan pedulikan apa yang orang lain pikir atas perbuatan baik yang kau lakukan. Tetapi percayalah bahwa mata Tuhan tertuju pada orang-orang jujur dan Dia sanggup melihat ketulusan hatimu.
Salam Motivasi...!
"Dasar bodoh kalian... onta yang kuat dan kekar itu kok tidak dinaiki oleh salah satu dari kalian? Dasar Bodoh!"
Sang ayah kaget, dan menyuruh sang anak untuk naik onta tersebut. Tak lama kemudian mereka berpapasan dengan pedagang kedua. Dia Berkata,
"Emang anak tak tau diri, masak Ayahnya dibiarkan berjalan menuntun onta yang dinaiki anaknya...!"
Sang Anak kaget, kemudia dia mempersilahkan ayahnya untuk naik onta. Tak lama kemudian mereka berpapasan dengan pedangang ketiga. Dia berkata,
"Wah... wah... tega nian ini sang Ayah... masak anak yang belum besar ini disuruh menuntun onta, sedang ayahnya bersantai diatas onta...?"
Sang Ayah kaget, kemudian mengajak anaknya untuk naik bersama-sama ke atas Onta. Hingga mereka bertemu dengan pedagang ke empat. Dia berkata.
"Dasar manusia-manusia tidak berperikehewanan! Onta kok dinaiki oleh dua orang dan barang-barang?... kasihanilah onta tersebut...!"
Kemudian sang ayah berkata kepada anaknya, "Anakku, memang ketika kita mengharap nilai dari manusia, maka akan seperti ini.... tidak jelas..., maka biarlah Tuhan yang menilai kita...!"
~~~
Apabila engkau berbuat baik, orang lain mungkin akan berprasangka bahwa ada maksud-maksud buruk di balik perbuatan baik yang kau lakukan. Tetapi, tetaplah berbuat baik.
Terkadang orang berpikir secara tidak masuk akal dan bersikap egois. Tetapi, bagaimanapun juga, terimalah mereka apa adanya.
Apabila engkau sukses, engkau mungkin akan mempunyai musuh dan juga teman yang iri hati atau cemburu. Tetapi teruskanlah kesuksesanmu itu.
Apabila engkau jujur dan terbuka, orang lain mungkin akan menipumu. Tetapi, tetaplah bersikap jujur dan terbuka.
Apa yang telah engkau bangun bertahun-tahun lamanya, dapat dihancurkan orang dalam satu malam saja. Tetapi, janganlah berhenti dan tetaplah membangun.
Apabila engkau menemukan kedamaian dan kebahagiaan di dalam hati, orang lain mungkin akan iri hati kepadamu. Tetapi, tetaplah berbahagia.
Kebaikan yang kau lakukan hari ini, mungkin besok dilupakan orang. Tetapi, teruslah berbuat baik.
Berikan yang terbaik dari apa yang kau miliki, dan itu mungkin tidak akan pernah cukup. Tetapi, tetap berikanlah yang terbaik.
Sadarilah bahwa semuanya itu ada di antara engkau dan Tuhan. Tidak akan pernah ada antara engkau dan orang lain. Jangan pedulikan apa yang orang lain pikir atas perbuatan baik yang kau lakukan. Tetapi percayalah bahwa mata Tuhan tertuju pada orang-orang jujur dan Dia sanggup melihat ketulusan hatimu.
Salam Motivasi...!
Minggu, 27 Oktober 2013
Tuhan Selalu Mengabulkan Semua Do’a Kita
“Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan kuperkenankan bagimu…”(Q.S Al Mumun:60)
Saya setiap hari berdoa, tapi kenapa tidak juga dikabulkan? Perkataan tersebut bukanlah hal baru, sebab hampir setiap manusia pernah mengucapkan sekaligus meragukan kebenaran Firman Alloh tersebut di atas.
Menurut saya ada beberapa hal yg menyebabkan doa kita TIDAK BERHASIL (bukan tidak dikabulkan ya..), diantaranya adalah karena anda berdoa tidak pada kondisi “Zero Area”. Anda berdoa masih membawa ego diri yg kuat, apa yg diucapkan tidak sesuai dengan yg ada dihati. Anda seringkali masih merasa sangsi akan terkabulnya doa dan tanpa disadari pula anda fokus “Pada Apa Yg Anda TIDAK Inginkan”, bukan Fokus Pada Yg Anda INGINKAN. Ahirnya yang terjadi adalah justru sesuatu yg kita TIDAK INGINKAN, sesungguhnya DOA KITA SUDAH TERKABUL….
Saya ingin sukses koq malah gagal terus? Saya ingin dapat pekerjaan, koq masih nganggur saja? Saya ingin lunas hutang koq malah tambah besar? Saya ingin kurus, koq malah tambah gemuk? Dan masih banyak doa yg kita inginkan tapi yg didapat malah justru sebaliknya. Sesungguhnya doa kita sudah dikabulkan, saya katakan lebih tegas lagi, YA..DOA KITA SUDAH DIKABULKAN 100%.
Mari kita buktikan, pada saat anda berdoa ingin sukses, bagaimana perasaan hati anda? Bagaimana perasaan syukur atas keberhasilan yg pernah anda peroleh selama ini? Atau seberapa besar nilai kekecewaan anda terhadap kekurangan yg telah anda dapatkan? Bagaimana penilaian anda pada orang-orang sukses? Misalnya, Orang sukses itu pelit, orang sukses itu sombong, dsb, dst. Semakin banyak penilaian negatif anda tentang orang sukses, maka sesungguhnya anda sedang berkata “SAYA TIDAK SIAP UNTUK JADI ORANG SUKSES, SEBAB ORANG SUKSES BANYAK NEGATIFNYA”. Saat berdoa ingin sukses, tetapi hati anda serba merasa kekurangan, berarti yg anda harapkan sebenarnya kekurangan itu. Nah, bukankah itu berarti doa anda sudah DIKABULKAN?
Jika masih bingung, mari kita lihat satu ilustrasi lagi…
Kita semua ingin hidup terbebas dari hutang, betul? Jika anda sepakat dengan saya menjawab betul, mari kita lihat sejenak dengan hati nurani. Hidup tanpa hutang itu enak….setuju? Pasti sebagian besar akan menjawab setuju, memang enak hidup tanpa hutang. Tapi saat anda berdoa ingin terbebas dengan hutang, apa yg anda rasakan? Betapa sesaknya dada anda membayangkan tagihan-tagihan yg menggunung. Intinya anda fokus pada besarnya hutang, bukan nikmatnya bebas dari hutang. Apa yg terjadi? Jika anda fokus pada besarnya hutang, maka tidak ubahnya anda menarik energi hutang semakin besar dalam kehidupan anda…
Sangat penting untuk menyelaraskan doa dan perasaan kita (alam bawah sadar), perasaan akan menarik energi sangat kuat dari alam semesta…jadi ketika doa kita tidak selaras dengan perasaan, maka energi dalam perasaan tersebut justru yg akan menarik sesuatu yg serupa dengannya….. (hukum Tarik Menarik)
Perasaan (alam bawah sadar) 88% lebih kuat dari pikiran kita 22%. Justru pikiran merupakan hasil dari perasaan kita….jadi hati-hati juga berusaha untuk berfikir positif jika perasaan kita justru sebaliknya….karena semakin kuat berusaha berfikir positif, kalau tidak selaras dengan hati yg terjadi adalah pikiran negatif yg semakin kuat….
Nah biar doa kita berhasil, mulailah selaraskan antara pikiran dan hati kita….
Sumber : www.semuasaudara.com
Langganan:
Postingan (Atom)